• Gallagher Elmore posted an update 1 month ago

    Para pembaca Kuotabro, di era teknologi kini, dunia desain grafis sudah amat berkembang dengan kencang. Hampir di semua platform, keindahan tampilan sudah menjadi perhatian lebih. Mulai dari sekedar poster pemberitahuan acara konser, informasi grafis di beraneka sosial media, sampai tampilan aplikasi di layar gadget dan komputer. Seluruh telah mulai memandang bagus tidaknya sebuah desain.

    Ada beberapa unsur yang bisa memberi pengaruh bagus tidaknya sebuah desain, salah satunya merupakan font. Pemilihan font rasanya telah menjadi satu hal yang penting dikala kau mulai mendesain sesuatu. Salah-salah pilih font, tentu akan berimbas buruk dengan desain kamu nantinya. Tentunya tidak akan baik sekiranya kau membikin undangan pernikahan melainkan menggunakan font bernuansa horor. Amat tak pantas. Oleh karena itu, pemilihan ragam font sangat krusial. Tapi, dari sekian banyak font, bagaimana sistem membedakan setiap jenisnya? Tenang saja, di artikel ini akan kita bahas variasi-variasi font dan sistem menginstallnya.

    Pembaca Kuotabro, variasi font yang pertama yaitu serif. Font serif sendiri yakni macam font yang memiliki semacam “mata pancing” atau guratan di setiap ujung hurufnya. Font tipe ini terkesan formal dan membikin mata lebih nyaman ketika dibaca dalam jumlah banyak. Sehingga macam font ini tak jarang dipakai dalam kepentingan yang formal, seperti buku, majalah, jurnal, undangan acara resmi dan sebagainya. Font ini juga dapat diterapkan dikala ingin membuat desain dengan kesan profesional dan formal. Sebagian font yang termasuk macam serif semisal Times New Roman, Georgia, Palatino, dan Garamond.

    Jenis font yang kedua adalah san serif. Font variasi ini kebalikan dari font serif. Font san serif tidak mempunyai guratan di setiap hurufnya, sehingga kesan yang ditimbulkan dari font ini yaitu lebih modern. Font san serif acap kali diaplikasikan di majalah, buku, presentasi dan lain-lain. Kecuali itu, sebab terkesan modern, font san serif juga sering diaplikasikan dalam pembuatan logo perusahaan, poster dan infografis. Model font san serif merupakan Arial, Calibri, Helvetica, dan Avant Garde.

    Variasi font berikutnya yakni script atau handwriting. Font variasi ini menandakan seperti artikel tangan maupun kaligrafi sehingga font ini terkesan elegan dan alami. Pemakaian font ini biasanya terdapat pada desain yang mengutamakan estetika tulisan seperti desain tipografi, undangan, dan lain-lain.

    Jenis font keempat yaitu slab serif. Font ini hampir serupa seperti serif, ialah mempunyai guratan atau “mata pancing” di tiap-tiap hurufnya. Melainkan yang membedakan adalah, guratan tersebut lebih tegas dan cenderung berbentuk kotak, sehingga menimbulkan kesan seperti tulisan dari mesin ketik. Kecuali itu, font ini lebih terkesan tebal dan besar sehingga pantas diterapkan dalam periklanan yang bertujuan menarik perhatian.

    Demikianlah beraneka variasi font yang secara garis besar tak jarang dipakai dalam dunia design grafis. Lazimnya dalam mendesain sesuatu, bisa dibutuhkan 2 sampai 3 macam font yang berbeda.
    Kuotabro.com kombinasi macam font yang pantas akan membuat desainmu lebih enak diamati. Untuk kabar lainnya bisa kalian baca di Kuotabro.